Friday, November 25, 2011

Asyik nya MIE RAME

Jumat ini bokap sm nyokap pergi ke Cirebon selama 2 hari. Sebelum pergi, biasa, nyokap selalu memenuhi kulkas dengan bahan-bahan makanan seperti sayuran dan makanan setengah jadi macam bakso,sosis dan kawan-kawan nya. Mereka memaklumi, bahwa anak-anaknya cukup kreatif dalam persoalan 'perut' ketika di tinggal di rumah.

Nah,buat makan malem hari ini...pilihan jatuh pada menu yang tidak asing di keluarga gw :

MIE RAME

(mie ramen?)

bukan...MIE RAME. Nggak pake N

(lah? mie apaan tuh?)

Mie Rame itu adalah mie instan yang dimasak dengan bumbu tumis dan ditambah dengan isian seperti telor,daging ayam,bakso,dan sebagainya,tergantung di kulkas adanya apa (kecuali penghilang bau). Sebenernya hampir sama dengan apa yang disebut Mie Tek-Tek (Gw makan mie tek-tek di kampus,dan kecewa berat,rasanya jauh dari yang gw biasa bikin sendiri). Cuma beda nya, kalo mie tek-tek itu bumbu nya bumbu ulek. Nah ini bumbu nya cukup pake bumbu yang tersedia di mie instan nya. Kalo bumbu tumis nya sih standar, macam bawang merah,bawang putih, cabe, tomat, banyak nya tergantung berapa bungkus mie yang dimasak. Buat temen-temen dari Medan,atau yang pernah ke Medan, disana juga ada mie sejenis yang menggunakan mie instan sebagai bahan utamanya. Cuma kalo disana setau gw saus cabe pendamping nya yang bikin tambah enak.

Kenapa dinamakan Mie Rame?

Sebenernya Gw sendiri yang ngasih nama ini. Bokap yang biasa masak sebenernya bilang ny mi rebus. Dulu, waktu masih bocah, sering Bokap masakin mie kalo nggak ada makanan..atau lagi nggak punya duit. Maklum kalo gw liat ke belakang, masa kecil gw adalah masa-masa yang sulit kalo dibandingkan sekarang. Nah dulu bokap selalu masak 3-4 bungkus mie instan rebus untuk makan 5 orang. Isinya itu ditambah sawi sm telor. Satu yang khas adalah rasa bawang putih yang kencang di Mie Rebus buatan bokap. Karena 3 bungkus mie itu dimasak buat 5 orang itulah makanya sekarang gw suka nyeletuk kalo itu mie namanya "Mie Rame". Mie yang dimasak buat rame-rame. Sederhana..  

Biasanya mie yang digunakan itu mie instan dengan rasa Kari atau Soto, karena bumbu nya lebih terasa. Sebenernya rasa apapun bisa,asal jangan mie goreng. Kalo mie goreng ya masaknya kering juga,kayak mie tek-tek biasa,cuma nggak pernah dimasak buat rame-rame.

Untuk hari ini,Gw mencoba dengan rasa soto mie

Tampilan Mie Rame

Campuran nya itu :
Udang
Bakso
Tomat
Sawi Hijau
(belakangan gw bingung..tumben-tumbenan itu tampilan penyajian nya rapi..biasanya nggak begitu :-P )


Siap dimakan neh..

mari makan!!

Sunday, November 06, 2011

In The Other Way

There's something missing from here
something that makes my soul into doubt
something is bothering me, something about a road that we've spent together

where I should go, after you release the grip of my hand?
with whom I will pass: the path that must be passed on?
someone whispered in my ear, and tried to open my eyes
"they do not leave you. they are also with you, in the other way"

there's nothing missing, there's nothing has changed
all just want to follow their way
but, someday, you will meet again on this way
if the time has come, we will walk together again

I miss those moments, times when we walk together
walking hand in hand, down the colorful life
but when my eyes closed a moment, I'm flattered
until I realized, you are no longer here

where I should go, after you release the grip of my hand?
with whom I will pass: the path that must be passed on?
someone whispered in my ear, and tried to open my eyes
"they do not leave you. they are also with you, in the other way"

there's nothing missing, there's nothing has changed
all just want to follow their way
but, someday, you will meet again on this way
if the time has come, we will walk together again

Saturday, November 05, 2011

1 Tahun Yang Lalu

Dalam rentang 1 tahun, gw membidik obyek yang sama dengan kamera kesayangan gw...

kok bisa?

beneran

Ini obyek nya 


Ini foto yang gw bidik pas mudik kemaren. Tadinya gw nggak ngeh...sampai pas gw buka folder foto mudik satu tahun yang lalu...eh ketemu foto ini:


yup

Bis yang sama
model karoseri yang sama
tempat yang sama,namun dalam sudut pandang yang berbeda...

bisa kebetulan gitu ye..

Friday, October 21, 2011

Come On!

I'm glad to see you again
it's been long time since I looked at your face
indeed, I must admit this time, that you look stunning in front of me

this feeling in my heart asks:
Can I get your heart? will you fill the space in my heart?
but it was a beautiful day,
after 2 words spoken from your mouth:

come on, come on!
hold on my hands and walk together
come on, come on!
let's We the make our love stories since today

20082011

Someday I'll Be Back In Here With My Sweetheart

Ku hadir disini, kembali disini
Dihadapanmu hari ini
Jelajahi waktu,luas nya dirimu
Sampai waktuku berhenti berlalu

Kekayaan yang coba kau sajikan kali ini,
Tak ada yang bisa ku nikmati malam ini

Ku yakin kau takkan pernah salah :
Kota yang kaya budaya, juga kisah cinta
Ku yakin suatu hari nanti,
Ku akan kembali disini bersama pujaan hati

Berjalan sendiri,sendu kupandangi
ramainya jalan mu sepanjang hari
Sunyi malam ini, kulalui hari
Di hadapanmu, sendiri.. 

Kekayaan yang coba kau sajikan kali ini,
Tak ada yang bisa ku nikmati malam ini

Ku yakin kau takkan pernah salah :
Kota yang kaya budaya, juga kisah cinta
Ku yakin suatu hari nanti,
Ku akan kembali disini bersama pujaan hati

1 5 6

Deru roda besi yang berlari diatas sepasang baja
Membelah hutan, susuri lembah, dan mengitari bukit
Menghembuskan angin yang membekukan raga kita,
yang duduk terpaku di kursi hijau,sepanjang malam

Dan kita berdua bersatu di dalam pelukan
menembus malam dengan kehangatan jiwa
mungkinkah saat seperti ini akan kembali,
saat matahari terbit mengganti hari?

Kereta Api 156 seakan tiada lelah berlari
mengantarkan kami menyusuri jalan ini
Mata ini seakan tiada lelah
Memandangi dirimu, yang terkunci di bahu ku

Sunday, September 18, 2011

The 8th LONG ROAD TO JAVA : Run For Our Holiday (3)

-dilanjut-

3. Klaten - Jogja - Bakulan - Srandakan - Ambal - Kebumen - Rawalo - Purwokerto - Prupuk - Pejagan - Cirebon - Jakarta

Melihat fakta semalam bahwa arus kendaraan ke arah barat sudah membanjiri jalan-jalan di kota Klaten, maka diputuskan kami akan berangkat meninggalkan Hotel pada pukul setengah 5 pagi. Otomatis kami harus sudah bangun pada pukul setengah 4 pagi. Namun,ternyata gw sendiri baru bisa tidur jam 10 lantaran musti nungguin HP kakak gw yang lg di charge. Ditambah dengan suasana kamar hotel yang benar2 'cozy' banget,akhirnya berangkat jam 4.45 dari Hotel. Itu juga bangun nya setelah nyokap gedor2 kamar beberapa kali. 

Jam 5.45 segera kami berangkat kembali. Isi bensin di Prambanan dan mengisi logisitik di Minimarket, Kami terus melaju. Ketika sampai Janti,kami beriringan dengan SK sampai prapatan Giwangan. Kami berpisah, Kami lurus, SK belok kanan menuju terminal. Dan kami terus melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalur selatan..melintasi jembatan Srandakan yang melintang diatas kali progo.

Jam 6.30 kami sampai Ambal,dan berhenti sejenak untuk mencoba Sate Ambal yang katanya cukup terkenal. Ambal,sebuah daerah di selatan Kebumen adalah sebuah daerah yang terkenal karena sate ayam nya. Belum jelas siapa yang pertama kali menjadi pioneer. Satu yang agak nyeleneh,papan nama rumah makan ny selalu bertuliskan SATE AYAM ASLI. Seumur hidup ayam itu ya ayam kampung..ayam broiler..ayam horen alias 'leghorn'..ayam kate. Lah ini Ayam Asli yang kayak gimana bentuknya..? Kalo pagi kukuryuk juga nggak..??

Setelah menghabiskan 6 porsi sate,lanjut lagi ke arah barat. Dan ketika masuk lingkar luar Kebumen,kembali harus mempersiapkan kamera, karena kali ini gw mau berburu lagi. Kali ini buronan nya adalah EFISIENSI dengan livery ala 'air asia'. Kenapa gw sebut 'air asia',ntar liat sendiri deh. Tapi dari tadi kok nggak ketemu-ketemu ya..? Eh nggak taunya Mbak Efi ini ternyata lewat kota Kebumen. Yah nggak nemu deh. Ketika mobil melaju,sekelebat di daerah Sruweng tertulis sebuah pengumuman mengejutkan dengan spanduk warna ijo :

Agen Bis 
PO MAYASARI BAKTI AC
Tujuan
Sruweng - Jakarta p/p

Sayang kamera lagi nggak siap,jadi nggak bisa ngambil gambarnya. Ternyata setelah melakukan peremajaan armada,Mayasari Bakti langsung dapet ijin banyak buat ngeluarin armada ny ke luar kota untuk bantuan mudik. Malah kata rekan MBM gw,si Obet, di Terminal Gombong ada agen (sementara) dari papan. Lalu, ada yang lebih heboh lagi, Agra Mas yang biasanya ngeline seputaran Karawang - Bogor / Tangerang, pasang banner gede, bahkan Daya Sentosa Utama P 155 yang sebagian besar armadanya buluk justru malah laku dibandingkan PO 'setempat' yang udah punya nama,tapi armadanya sekarang tua-tua.

Melintasi  PJL Karanganyar..lepas pasar menjelang arah Gombong...terdengar suara tak asing..suara klakson nyentrik.."te-lo-lo-let". Nah itu dia buruan gw mau lewat. Langsung ambil kamera,dan standby..

-Perusahaan Otobus EFISIENSI,livery ala "Air Asia"-

New Marcopolo

 Royal Travego "JetBus"

New Marcopolo

Royal Travego "JetBus"

(semua model tersebut dibuat oleh AdiPutro,MALANG)


Setelah melintasi Buntu,A215 diarahkan ke arah barat via Wangon - Patikraja - PWT. Dan sialnya gw baru ngeh. Harus nya di Buntu kita belok kanan lewat Sokaraja. Mengapa?

1. Mbak Efi itu nggak lewat Rawalo,tapi lewatnya Sokaraja. 

2. Di Sokaraja itu ada rel mati bekas jalur PWT-Wonosobo

Jadi,pada hari itu gw melewatkan 2 tambang emas. Purwokerto-Ajibarang mancarli..cuma pas di pasar bokap nekat selap-selip di antara bis 'tuyul' yang ngetem. Pas masuk Paguyangan,Brebes bawah..mulai deh cari perkara. Macet gak jelas gara-gara pertigaan yang....aduh mobil yg keluar aja dikit. Entah kenapa bisa macet. Setelah Kretek..nah ini. Bumiayu. Waktunya menengok Jembatan Sakalimolas yang sudah ditemani konstruksi baru Jembatan Double Track. Yah berharap aja itu Sakalimolas di cat trus jd monumen gt. Lintas turunan panjang Bumiayu..eh ketemu Parwis Mercedes-Benz Prima yang waktu itu gw kenekin ke Bandung bareng anak2 HMJM. Nampak terengah-engah,dasar bis tua..

Enaknya setelah daerah Bumiayu adalah,beberapa kali Jalan melintasi jalur KA. Waktu di salah satu PJL,saat Argo Lawu melintas,ada salah satu mobil Panther Ijo yg ngeyel dan norak,ngambil jalur kanan nyelak. Eh pas palang dibuka,di cegat sm polisi dan dimaki-maki...tanpa tilang, Sayang, ngomelin nya ditengah jalan sih. Coba disuruh minggir,terus dikasih tilang. Rasain dah tuh,udah sampe rumah disuruh balik lagi ke Brebes buat sidang tilang...

Prupuk terlewati..termasuk RM Panorama nya Sinar Jaya. Sampe di tepi kali Tanjung,brenti sesaat untuk membeli brambang. Masuk daerah Pejagan..lagi-lagi disambut KA di PJL nya..mungkin Taksaka. Nah,di SPBU Pejagan,sebelah tiang pancang terusan Tol,Bokap isi bensin,sekaligus beli makan siang berupa ayam goreng cepat saji..ya untuk kali ini merek nye SiEfSi (ejaan indonesia neh,kalo pake singkatan huruf merek jatohnya). Tadinya mau gw makan entar,tapi..setelah gwi inget kalo mau lewat Pantura yang membutuhkan pengawalan 'ekstra', ya udah gw makan di sepanjang Pejagan-Kanci.

Dan ternyata benar...di Pantura perlu pengawalan ekstra. Kali ini ulah para warga setempat yang seenaknya menerobos palang di setiap putaran yang udah dipalang sm Polisi. Gara-gara ulah mereka yang bikin mobil ngerem ngdadak, nyaris A215 gw nyeruduk dan disruduk. Untung Bokap manuver ngerem sambil pasang perseneling di posisi netral, jadinya 3 mobil : XTrail item, A215 gw, sama Pick Up putih sama2 shock dan jarak ny mepet. Kampret dah. Udah gitu di kiri kanan ada spanduk "dukung Provinsi Cirebon" beserta alasan alasan nya. Jadi kabupaten aja nggak bisa ngurus jalan negara...apalagi jadi provinsi? Nggak bakalan lancar itu Pantura..

Setelah macet-macet nggak jelas..Gw tidur..sepanjang pantura, dan bangun-bangun gara2 bokap marah2 jalan ke Jomin di tutup sama polisi Cikampek. Nggak tau ini polisi otak nya gimana. Lah itu kan di Jomin banyak tukang dagang. Masa nggak boleh cari duit? lagian juga jalanan gak macet..malah dibuang ke Dawuan. Kalo gw udah bangun,itu Polisi gw lemparin tisu sm botol kosong nih,kebetulan ada di bawah gw. Terus tidur lagi. Bangun lagi pas Bokap ternyata keluar di Cikarang,dan gw panik blm nyiapin duit tol. Bokap keluar Cikarang,terus masuk lagi buat ngakalin antrian GT Cikarang Utama. Udahanny gw nyiapin duit tol terus tidur lagi.

Jam setengah 10 baru sampe rumah. Bongkar-bongkar dan akhirnya tidur. Pagi nya..dapet kabar seru :

1. Jalur Kebumen - Gombong satu arah,macet total

2. Tol Kanci nggak gerak

3. Nagrek nggak gerak

4. Jogja-Jakarta 21 Jam

Pas banget...pelarian kita kali ini tepat. Ternyata hari ini adalah puncak arus balik..wkwk

That's all

LRTJ seri ke 8

Belom jelas kapankah edisi ke 9..tahun depan udah waktunya PKL

eh..sukur-sukur pas liburan..PKL ny di jawa gt..bisa kali

haha

(ngarep)